Pelaut Wajib Tahu: 5 Kesalahan saat Berlayar Ini

0
126
views
sumber: google.co.id

Setiap pelaut mempunyai insting berlayar sendiri. Tetapi sebab satu dan beberapa hal, kekeliruan tidak dapat terhindarkan. Kesalahan kecil saat berlayar tidak akan memberikan pengaruh berarti tapi kekeliruan besar dapat menyebabkan dilema besar. Para pelaut patut tahu bagaimana metode mengatur dan menyelesaikan kekeliruan yang mereka lakukan.
Akan lebih bagus lagi bila pelaut dapat menghindari mengerjakan kekeliruan sekecil apa bahkan. Pekerjaan yang total sebagai pelaut akan menghindarkan Anda dari bahaya dan rintangan selama berlayar.
Pelaut patut tahu macam-macam kekeliruan saat berlayar ini

  1. Peralatan kapal rusak
    Mengenal kapal rusak saat sudah berlayar selama beberapa jam akan menyebabkan dilema yang berat terlebih bila medan pelayarannya sangat sulit. Itulah mengapa penting sekali bagi para pelaut terlebih komponen teknisi atau mesin untuk mengerjakan kontrol pengecekan.
    Pengecekan mesin akan menghindarkan Anda dari kerusakan kapal pengaruh human error. Saat ada komponen kapal atau kelengkapan yang rusak langsung ganti atau perbaiki dengan yang baru. Pastikan kapal berlayar dengan tenang dan nyaman hingga berhasil mendarat di pelabuhan.
  2. Pelaut kelelahan
    Hal yang pelaut patut tahu merupakan situasi kesehatan fisiknya. Para pelaut membutuhkan fisik dan mental yang kuat supaya dapat berlayar dengan bagus dari satu perairan ke perairan lainnya.
    Kapal yang memuat pelaut kelelahan cuma akan memunculkan dilema bagus untuk kapal Anda sendiri ataupun kapal orang lain. Seketika kembalikan stamina yang sirna dengan beristirahat atau mengkonsumsi makanan. Meski pelaut yang sakit patut memperoleh pengobatan supaya kembali sehat seperti lazimnya.
  3. Tak memahami pengetahuan standar berlayar
    Berlayar berbeda dengan berenang atau snorkeling. Keterampilan dan keahlian yang patut Anda miliki untuk berlayar jauh lebih rumit sebab juga berkaitan dengan pengetahuan kapal.
    Jangan kaget bila kapal dengan pelaut profesional sanggup bertahan lebih lama ketimbang kapal yang memuat pelaut pemula. Meski Anda tidak mempunyai banyak pengetahuan seputar kapal setidaknya bacalah berita dasar mengenai pelayaran.
  4. Bukan navigator yang bagus
    Saat mendaftar pada loker pelaut sudah siapkah Anda dengan pertanyaan interview yang kemungkinan besar perusahaan berikan? Sebagian perusahaan lazimnya ingin mengetahui lebih dekat pelamar dengan membaca portofolio tapi tidak sedikit yang ingin mengetahui pengalaman mereka.
    Sebagai calon pelaut, Anda patut membekali diri dengan pengalaman navigasi. Jadilah navigator yang bagus setidaknya untuk diri Anda sendiri. Berbeda dengan daratan yang mempunyai papan pertanda jalan, lautan tidak demikian. Anda dapat saja salah jalan sebab mengambil arah yang salah.
  5. Tak membawa bahan makanan yang mencukupi
    Kesalahan lain yang hakekatnya masih dapat Anda hindari merupakan tidak melengkapi kapal dengan perbekalan yang mencukupi. Sebelum berlayar, Anda patut menghitung kru kemudian memperbandingkan dengan stok perbekalannya.
    Perbekalan bagi awak kapal sangatlah penting apalagi bila waktu pelayaran yang mereka habiskan sangat lama. Pelaut patut tahu, apa saja macam bahan makanan yang patut mereka siapkan dan macam alergi apa saja yang para kru miliki.

Sumber: jobpelaut.com