Pengadaan dan Instalasi AC Chiller Pada Industri dan Gedung Komersial

0
40
views
sumber: google.co.id

Pemanfaatan dan pengadaan AC chiller banyak dilakukan di industri dan gedung komersial. Pendingin ruangan ini berprofesi secara konstan dan agresif mendinginkan ruangan memakai cara water cooled chiller atau air cooled chiller. Segera, apa hakekatnya chiller? Dan bagaimana cara kerja mesin tersebut?
Apa itu chiller?
Pabrik atau gedung komersial berbeda dari hunian daerah tinggal yang dapat memanfaatkan udara alami atau kipas angin sebagai pendingin. Jumlah penghuni dan aktivitas yang dilakukan di pabrik jauh lebih intens ketimbang di rumah. Itulah kenapa penyejuk udara yang diaplikasikan malah harus berkapasitas tinggi, seperti chiller.
Sebagaimana yang diceritakan sebelumnya, chiller mempunyai dua klasifikasi cara yaitu water cooled chiller yang memanfaatkan air sebagai pendingin udara. Kedua yaitu air cooled chiller yang berbasis udara.
Perangkat ini mendinginkan cairan dengan cara menghilangkan panas yang menguap di udara. Sehingga udara yang bertiup ke ruangan yaitu udara dingin. Cara chiller menghasilkan udara dingin berskala besar, itulah kenapa produk ini paling kerap kali diaplikasikan di pabrik atau gedung komersial lainnya.
Bagaimana prinsip kerjanya?
Cara kerja pendingin udara ini dengan memberi pengarahan udara pada chiller evaporator. Pada progres pengolahan, air ditransfer ke AHU supaya berubah menjadi udara dingin yang selanjutnya dikeluarkan dari mesin ke luar ruangan.
Pengadaan dan instalasi AC chiller
Perangkat pendingin chiller tak dapat dimanfaatkan dengan baik bila tak memenuhi settingan perangkat. Contohnya pada water cooled chiller yang membutuhkan cooling tower sebagai salah satu komponennya.
Selain membutuhkan cara cooling tower, perangkat pendingin juga membutuhkan perpipaan supaya distribusi udara berjalan dengan lancar. Berikut ini cara perpipaan yang diperlukan untuk instalasi chiller:
• Pertama yaitu open system. Pada progres ini, udara dingin akan dikaitkan bersama-sama dengan udara atmosfer.
• Berikutnya yaitu closed system di mana udara tak akan terkoneksi secara lantas dengan udara atmosfer. Udara atmosfer selanjutnya akan ditampung dengan aman pada tangki ekspansi.
Selain mempelajari bagaimana prinsip kerja chiller, beberapa orang juga tertarik untuk mempelajari cara resirkulasi air. Cara ini juga dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Reverse Return Piping
    Yakni beberapa pipa yang panjangnya sengaja diciptakan sama. Bertujuan untuk mempermudah progres pengelolaan aliran air meski perangkatnya terpisah-pisah.
  2. Pipa Segera
    Cara perpipaan ini mempunyai banyak sekali fungsi mulai dari menyegarkan udara, menukar kalor sampai mempertajam fungsi AHU dan FCU. Agar pipa lantas dapat berjalan dengan baik, pipa akan dilengkapi dengan valve balancing. Berbeda dengan reverse return piping, pipa yang satu ini ukurannya sedikit lebih pendek.
    Pembahasan perihal chiller memang bukan pembahasan mudah. Biasanya hanya mereka yang memahami mesin AC saja yang dapat berkomunikasi dengan baik perihal keadaan sulit ini.
    Dengan menyimak pembahasan simpel di atas, semoga Anda dapat lebih memahami prinsip kerja ataupun definisi dari AC chiller.

Sumber: acwahana.com