Bahaya Stigma Kesehatan Mental dan Cara Menantangnya

0
153
views
sumber: google.co.id

Stigma kesehatan jiwa adalah acara dari celaan atau diskriminasi kepada seseorang yang memiliki masalah mental. Misalnya, depresi beberapa menyebutnya gila. Tentu saja, hal semacam ini seharusnya tidak diperbolehkan karena akan memperburuk seseorang yang mental.
Bahaya stigma kesehatan mental dan bagaimana tantangan stigma
Berbicara tentang stigma, maka ada 3 faktor utama penyebab munculnya stigma pada orang dengan masalah mental. Pertama, kurangnya pengetahuan. Ini tidak terlihat atau kesalahpahaman tentang orang-orang dengan gangguan mental dianggap berbahaya.
Faktor kedua adalah masalah perilaku, yang dapat dilihat oleh banyak orang mendiskriminasikan dan stigmatisasi dari kesehatan mental seseorang dengan gangguan mental mereka berbahaya, sehingga tidak boleh berinteraksi dengan mereka. Meskipun Anda tidak harus seperti itu. Akan lebih baik jika dia mencoba untuk dukungan, mendengarkan masalah dan memberikan solusi bagi orang-orang yang memiliki masalah mental.
Faktor ketiga, sikap dan prasangka. Jika prasangka bahwa seseorang yang depresi atau skizofrenia berbahaya, itu akan melahirkan takut jika dihindari. Jika ini terjadi, orang-orang yang mengalami depresi atau memiliki masalah mental akan merasa terasing dan terus memperburuk kondisi mentalnya.
Stigma diri mereka sendiri dan efek mereka
Stigma berarti kondisi Anda dapat mengenali dan setuju dengan stigma kondisi sendiri. Hal ini dimiliki oleh orang-orang yang memiliki masalah mental yang akan memimpin mereka untuk menyakiti diri sendiri atau berpikir negatif tentang diri Anda.
Efek dari diri stigma penyakit mental sangat berbahaya karena merusak kepercayaan diri dan merusak harga diri. Hal ini juga menghasilkan orang-orang dengan penyakit mental akan menarik diri dari masyarakat, takut mendengar enggan untuk mencari pengobatan. Akhirnya jatuh ke obat-obatan untuk bunuh diri.
Bahaya stigma perlu tahu
Stigma ini tentu tidak berbahaya bagi orang tidak memiliki masalah mental, tetapi dengan sakit mental. Beberapa efek negatif stigma:

  1. Mencegah orang mencari pengobatan.
  2. Penyebab diskriminasi di sekolah atau bekerja.
  3. Kesehatan mental mendapat kondisi yang lebih buruk.
  4. Mengurangi empati dan dukungan untuk orang dengan masalah kesehatan mental.
  5. Dampak terhadap keluarga sakit mental.
  6. Citra negatif akan dikenakan untuk profesional, praktisi dan melakukan serangkaian proses pengolahan.
    Bagaimana untuk memerangi stigma
    Stigma dapat terjadi pada siapa saja, tetapi akan lebih baik jika stigma secara perlahan dihilangkan atau dialihkan ke positif lagi. Berikut caranya:
  7. prosedur dan Mental pengobatan Advise Pemantauan bila diperlukan.
  8. Jangan mengatakan ya stigma yang datang ke pikiran. Cobalah untuk menilai sehingga mereka dapat memilah berbahaya dan benar.
  9. Ingat penyakit mental yang normal dan dapat terjadi dalam bentuk apapun.
  10. Jangan lupa untuk menemukan dan mempelajari fakta-fakta tentang penyakit mental.
  11. Berbagi dengan orang lain, mereka dapat memutuskan untuk melakukan apa yang positif dan tidak memperburuk kondisi.

Sumber: temancurhat.com