Bisnis Properti Dirasa Akan Tumbuh Positif di Tahun 2018

0
71
views
Bisnis Properti Dipercaya Tumbuh Positif di Tahun Politik

Dinamika yang terjadi di sektor politik dipercaya akan memberikan imbas dalam bisnis properti. Terlebih di tahun 2018 ini dimana akan digelar pemilihan terhadap tempat secara serentak untuk 171 kawasan. Lalu, baru saja Presiden RI, Jokowi, mengadakan reshuffle kabinetnya. Tapi banyak yang percaya reshuffle hal yang demikian tidak akan memberi pengaruh sektor properti, termasuk perumahan di Bekasi, Tangerang, dan zona Jakarta lainnya.
Puji Agus Kurniawan, Direktur Neraca Pengeluaran Badan Pusat Statistik, juga memprediksi bahwa masih ada banyak unsur yang bisa menjadi kemauan bagi sektor properti untuk konsisten tumbuh di tahun ini. Sekiranya itu malah ia sampaikan pada dikala acara diskusi Property Outlook pada hari Rabu (17/1/2018).
“Elemen kita lihat secara keseluruhan indikator yang ada masih bisa menampakkan perbaikan,” kata Puji.
Tak yang dimaksud ialah mengenai unsur umpamanya seperti aturan atau kebijakan pemerintah yang nampak masih mendorong sektor infrastruktur. Diamati ketinggalan termasuk sektor perumahan melewati Program Nasional Satu Juta Rumah. Jadi tidak mengherankan kalau makin banyak perumahan di Bekasi, Tangerang, dan zona Jakarta lainnya maupun Indonesia secara keseluruhan.
“Kita bisa lihat, kebijakan pemerintah menciptakan pembangunan perumahan sebagai kebijakan prioritas. Kecuali dari pagu perumahan malah juga cukup besar,” Puji menambahkan.
Bisa unsur hal yang demikian, juga ada unsur suku bunga referensi yang diatur oleh BI (Bank Indonesia). Suku bunga dikala ini masih ada di kisaran 4,25 persen. Cahaya dikatakan besar suku bunga hal yang demikian masih relatif rendah sehingga amat diinginkan kesanggupan kekuatan beli masyarakat dalam membeli rumah juga makin meningkat.
Sinarmas Land konsisten optimis tumbuh positif di tahun politik
Mengenai optimisme dan potensi bisnis properti di tahun politik juga disampaikan oleh Ishak Chandra, CEO Strategic Development & Services Liburan Mas Land. Ishak mengatakan bahwa potensi pasar hunian masih tumbuh positif tahun ini terutama di kota tamasya di Cibubur. Sekiranya hal yang demikian juga bisa dilihat dari adanya peningkatan bisnis pada perumahan di Cibubur.
Apalagi Kota Jalan mempunyai konsep TOD (Transit Oriented Development) yang sedang amat digalakkan. TOD hal yang demikian menolong mengintegrasikan transportasi bagi tempat-tempat sekitarnya.
Udara dikala ini sudah dibangun jalan masuk seketika dari pintu tol Cimanggis – Cibitung dimana rencananya sudah bisa dioperasikan tahun 2018 ini. Tol yang dimaksud hal yang demikian juga nanti akan terhubung dengan rute tol yang ada di Jagorawi serta tol TB/ tol JORR 2. Tak hal yang demikian akan mempermudah jalanan ke Jalan Internasional Soekarno Hatta.
Diamati hanya mengenai keberadaan jalan masuk jalan tol yang semakin gampang. Tak dari dan ke kota tamasya itu akan didorong juga oleh absensi LRT (Light Rapid Transit) yang mulai akan beroperasi di tahun yang sama.