Mengenal Sertifikat Keterampilan Pelaut Jenis Dek dan Mesin

0
36
views
sumber: google.co.id

Dalam menjadi pelaut memang tak ada keharusan untuk mempunyai akta yang banyak. Tetapi akta keterampilan pelaut yang banyak dapat menjadi ciri dari pelaut profesional yang siap dengan pelbagai tipe situasi dan kapal. Banyaknya tipe akta dan fungsinya membikin sebagian orang linglung untuk mengambil kursus yang pas. Untuk biasanya, keahlian seorang pelaut dibagi menjadi dua variasi yakni bidang mesin dan dek.
Akta Ketrampilan Pelaut Variasi Dek

  1. Spesialis Nautika Tingkat I (ANT I)
    Akta ini yakni akta kelas atas atau profesional yang dimiliki oleh pelaut yang mengendarai kapal yang berat dan pelayaran yang terjal.
  2. Spesialis Nautika Tingkat II (ANT II)
    Padahal masih dalam taraf kelas atas, tetapi yang membedakan akta ini merupakan kapal yang sukses dilakukan tak terlalu mempunyai ABK yang banyak atau berat. Pemilik akta ini dapat menjabat menjadi:
  • Mualim I/ Chief Officer dengan kapal dan pelayaran tanpa batas.
  • Nakhoda/Master dengan ukuran kapal kurang dari 5.000 ton dan tanpa ada batasan pada pelayaran.
  • Nakhoda/Master dengan ukuran kapal kurang dari 7.500 ton dan wajib pernah menjabat sebagai Mualim 1 minimal 2 tahun lamanya.
  1. Spesialis Nautika Tingkat III (ANT III)
    Pemilik akta keahlian pelaut ini merupakan siswa yang sudah lulus pada sekolah akademi kelautan. Dimana nantinya pemilik akta ini dapat menjabat sebagai Mualim I/ Chief Officer max 3000 DWT.
  2. Spesialis Nautika Tingkat IV (ANT IV)
    Pemiliknya merupakan pelayar pada kapal yang besar di pelbagai tipe pulau-pulau.
  3. Spesialis Nautika Tingkat V (ANT V)
    Pemiliknya merupakan pelayar pada kapal yang kecil di pelbagai variasi pulau-pulau.
  4. Spesialis Nautika Tingkat Dasar (ANT D)
    Ini merupakan akta paling dasar yang dimiliki oleh seorang pelaut.
    Variasi – tipe akta pelaut untuk mesin
  5. Spesialis Teknik Tingkat I (ATT I)
    Dimana akta ini merupakan kelas atas pada ketrampilan mesin dan dapat menjadi kepala mesin pelayaran tanpa batas.
  6. Spesialis Teknik Tingkat II (ATT II)
    Akta ini dapat diterapkan untuk menjabat menjadi Second Enginerr kapal. Sedikit di bawah kepala mesin pelayaran tanpa batas. Kecuali itu juga dapat menjadi kepala mesin bertenaga kurang dari 3000 KW, dengan ketetapan pelayaran tidak terbatas. Yang terakhir merupakan kepala mesin tempat pantai dengan kekuatan mesin tanpa berbatas.
  7. Spesialis Teknik Tingkat III (ATT III)
    Pemilik akta ini dapat memakainya untuk jabatan perwira jaga tanpa batas, second Engineer bertenaga kurang dari 3000 KW dengan ketetapan pelayaran tidak berbatas, kepala mesin tempat pantai dan wajib mempunyai pengalaman minimal menjadi Masinis 1 selama dua tahun.
  8. Spesialis Teknik Tingkat IV (ATT IV)
    Akta ini dapat diterapkan untuk menjabat sebagai Masinis kapal antar pulau.
  9. Spesialis Teknik Tingkat V (ATT V)
    Akta ini dapat diterapkan untuk menjabat sebagai Masinis kapal kecil antar pulau.
  10. Spesialis Teknik Tingkat Dasar (ATT D)
    Akta ini merupakan akta paling dasar dalam ketrampilan mesin.
    Itulah sebagian variasi akta ketrampilan pelaut yang patut dikenal tipe dan fungsinya.

Sumber: jobpelaut.com