Cara Mengurus Buku Pelaut dan Persyaratan Dokumennya

0
12
views
sumber: google.co.id

buku pelaut adalah panduan untuk setiap pelaut. Buku ini berguna sebagai catatan semua kelautan meliputi prestasi, prestasi dan catatan kesehatan dan identitas penting bagi para pelaut. Namun, ada banyak orang yang tidak mengerti bagaimana merawat buku kelautan.
Cara merawat buku kelautan

  1. Pernyataan
    Bagaimana buku pertama pelaut diatur file penting yang dibutuhkan. Salah satu dokumen pertama yang dibutuhkan dan yang paling penting adalah pernyataan bahwa pelaut tidak memiliki buku kelautan sebelumnya. Surat ini mungkin lebih mudah untuk mengelola jika itu adalah baik tidak buku pelaut. Pernyataan ini berguna untuk mencegah data gangguan atau pelaut yang memiliki identitas ganda.
  2. Dokumen-dokumen penting
    Setelah menyiapkan sertifikat belum buku pelaut, hal berikutnya adalah untuk mempersiapkan dokumen-dokumen penting seperti sertifikat pelaut berkualitas mendukung dalam bentuk fotokopi, dan sertifikat akan melaksanakan lautan praktek kerja (PRALA) untuk taruna yang akan peduli.
  3. Surat dari lama waktu berlayar
    Surat ini adalah seperti sebuah pernyataan di berlayar berapa lama untuk pelaut dan dapat dijemput di Kedutaan Besar pelaut yang tidak pernah berlayar.
  4. Sertifikat Kesehatan Medis
    Tentu saja, surat ini tidak dapat diperoleh dari dokter sembarangan. Sertifikat akan berlaku jika diperoleh dari rumah sakit yang telah direkomendasikan. Hasil kesehatan tubuh juga akan mempengaruhi keberhasilan memperoleh buku pelaut. Hal ini konsisten dengan kewajiban kesehatan jasmani dan rohani harus milik pelaut.
  5. Catatan Kepolisian (SKCK)
    Surat ini dapat diberikan ke kantor polisi setiap daerah. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah pelaut ini tidak pernah melakukan kejahatan atau tidak bukti keaslian.
  6. Dokumen Data Pribadi
    Dokumen-dokumen lain yang harus dipersiapkan adalah dokumen yang berisi data pribadi lengkap dan dapat diverifikasi. Dokumen-dokumen ini termasuk kartu identitas, akta kelahiran dan semua salinan.
  7. Foto
    Jangan lupa untuk memberikan foto terbaru Anda untuk dimasukkan ke dalam buku pelaut. Di mana fotografi memiliki ukuran 5×5 dan 3×4 dan dicetak 3 buah per ukuran. Foto harus mengenakan putih polos dengan dasi hitam dan baju lengan panjang. Berfotolah dengan latar belakang biru dan latar belakang merah di dek dan mesin.
  8. Sertifikat kerugian atau kecelakaan kapal
    Dokumen ini dimaksudkan untuk pelaut panduan yang hilang dan dapat didukung pada alasan yang jelas. Jangan lupa untuk menyertakan pelaut buku tua jika masih ada.
    Durasi generasi ini dari buku laut adalah dua hari kerja dan 4 tahun menang dengan perpanjangan 2 tahun. Untuk pelaut buku biaya manufaktur bernilai USD 200.000, – Rp 300.000, – dan dapat ditransfer. Dengan cara ini Mingle Seaman buku yang dapat didukung oleh pelaut di setiap pelabuhan di seluruh Indonesia.

Sumber: jobpelaut.com