Sejarah Perkembangan AC di Dunia

0
356
views
sumber: google.co.id

Kontraktor AC keberadaannya memang semakin menjamur dan semakin banyak. Malahan ini dikarenakan keperluan pendingin ruangan oleh masyarakat juga semakin meningkat. Khusus di Indonesia yang merupakan negara tropis sehingga cuacanya cenderung terik. Jikalau dulu Air Conditioner atau AC hanya dapat ditemukan di hotel, penginapan atau kantor besar saja, kali Ac juga banyak dipakai di perumahan.
Sejarah perkembangan AC di dunia
Tetapi tahukan Anda, jauh sebelum AC ditemukan dan kontraktor AC merajalela, orang-orang kuno memanfaatkan bermacam-macam benda natural sebagai sumber dingin. Sebut saja pada masa lalu, manusia menaruh bahan makanan mereka di dalam gua atau bebatuan yang berdinding dingin supaya lebih tahan lama. Tak hanya itu, orang Romawi dan Yunani jaman dulu memanfaatkan bongkahan salju yang disimpan dalam gudang bawah tanah sebagai ruangan penyimpann bahan makanan.
Tak disadari, metode pendinginan atau refrigerasi sudah ada jauh sebelum peradaban manusia modern lahir dan sebelum para distributor AC bermunculan seperti dikala ini. Sampai akhirnya pada tahun 1834 merupakan tahun yang benar-benar bersejarah dalam dunia perkembangan refrigerasi. Ketika itu seorang ilmuwan berkebangsaan Amerika merupakan Jacob Perkins sukses melahirkan mesin kompresi uap yang menggunakan prinsip refrigerasi dengan siklus tertutup. Siklus ini menggunakan metode evaporasi dan kondensasi untuk mendinginkan fluida.
Sesudah penemuan hal yang demikian, terdapat banyak penemuan serupa lainnya yang menggunakan metode refrigerasi. Sampai pada tahun 1861 seorang ilmuwan Inggris bernama Dr. Alexander Kira sukses membikin mesin yang menciptakan udara dingin. Mesin ini membutuhkan 1 pon batubara untuk menciptakan 4 pon es. Keberhasilan ini membikin kompetisi atas konsumsi es natural dan es buatan.
Jauh sebelum bermacam-macam perusahaan kontraktor AC berdiri kokoh seperti dikala ini, peranan air conditioner atau AC kebanyakan hanya dipakai pada pembuatan roti atau film. Waktu itu AC masih menggunakan kapasitas pendinginan sekitar 450 ton. Pendingin ruangan atau AC pertama kali dipakai di New York tepatnya di ‘Stick Exchange’. Pada waktu yang sama, AC juga sudah dipasang di sebuah teater yang berada di Jerman.
Sesudah perang dunia pertama atau tepatnya pada tahun 1930 barulah dunia refrigerasi di Amerika Serikat mengatur kendali dalam distribusi mesin pendingin yang tingkat perdagangannya melonjak tinggi. Ragam refrigerasi pada dikala ini dibedakan menjadi empat merupakan untuk rumah tangga, untuk industri, air conditioning serta untuk komersial. Malahan pada tahun 1960, sudah dapat diperkirakan bahwa sudah terdapat 60 juta penduduk yang terhubung dengan jaringan listrik dan 98% di antaranya sudah menggunakan pendingin ruangan atau AC.
Sejak dikala itulah perkembangan refrigerator dan air conditioner menjadi benar-benar pesat bahkan sampai ke Indonesia. Malahan ini mmebuat semakin banyak distributor AC Indonesia yang menyediakan bermacam-macam layanan. Malahan air conditioning serta metode refrigerasi juga benar-benar dibutuhkan di dunia medis yang benar-benar terkait erat dengan instrumen pegobatan medis sampai obat serta zat yang membutuhkan perlakuan pengontrolan temperatur tertentu.
Dengan mengetahui asal usul AC di atas, diharapkan Anda mejadi lebih paham dan paham seputar sejarah perkembangannya. Dengan seperti itu, Anda dapat lebih menghargai dan menggunakan AC yang dipasang oleh kontraktor AC dengan lebih bijaksana.

 

Sumber: acwahana.com