Perbedaan Masing-masing Fungsi AC Ducting HVAC

0
84
views
sumber: google.co.id

Dikala membeli AC ducting HVAC, apakah Anda memahami sepenuhnya apa fungsi dan sistem kerja perangkat? Sebagai penyejuk udara, ducting HVAC memiliki tiga fungsi yang berbeda-beda. Ketiganya memiliki kekurangan dan kelebihan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Fungsi AC Ducting HVAC

Untuk memenuhi kebutuhan penggunanya, perusahaan AC memberi tahu sebagian fungsi ducting HVAC. Simak perbedaan masing-masing fungsinya berikut ini:

1.            Fresh Air

Udara segar yang berasal dari luar dimasukkan ke dalam ruangan itulah fungsi fresh air pada ducting AC. Otomatis, udara yang ada di dalam ruangan terdiri dari 100% udara segar. Jenis udara yang benar-benar sesuai untuk memenuhi kebutuhan sterilisasi makanan maupun obat-obatan.

Sehingga tak terkontaminasi dari mikroorganisme jahat yang bisa mempengaruhi mutu dan mutu produk sebelum dikemas dan didistribusikan pada pelanggan.

2.            Supply Air

Fungsi ducting AC HVAC lainnya untuk menyalurkan udara dingin menuju ruangan yang lebih dingin.  Tidak cuma mengubah ruangan yang bersuhu tinggi menjadi lebih dingin, suplai air juga mendistribusikan udara sejuk secara merata. Sehingga tak ada ruangan yang terlewatkan.

Keadaan ini diperlukan terpenting oleh industri. Coba bayangkan apabila Anda lupa mendinginkan sebuah ruangan yang di dalamnya berisi banyak bahan makanan dan obat-obatan?

3.            Exhaust Air

Mengeluarkan udara panas dan menggantinya dengan udara dingin yakni fungsi pokok penyejuk ruangan. Fungsi hal yang demikian bisa Anda dapatkan pada exhaust air. Dengan pengendalian seperti ini, exhaust air membantu mengusir hawa panas secara optimal dan berjenjang.

Cara kerja ducting AC

Sebelumnya sudah dijelaskan jenis fungsi ducting HVAC. Kali ini kami akan menjelaskan bagaimana sistem kerja ducting AC hingga sukses mengalirkan udara dingin pada tiap ruangan yang ada di gedung bangunan.

Ducting AC menggunakan sistem kerja sentralisasi di mana pengerjaan pengaliran udara sejuk diatur dari spot center yang sudah ditetapkan sebelumnya. Memandang sistem kerja hal yang demikian, mayoritas pengguna jasa pemasangan AC ducting di antaranya yakni gedung bertingkat dan industri.

Kecuali memudahkan instalasi, sistem sentralisasi juga jauh lebih ekonomis. Anda tak perlu membayar tarif instalasi mahal sebagaimana pemasangan AC biasa. Satu-satunya kekurangan sistem ini yakni pengendalian suhu yang kurang fleksibel.

Temperatur udara akan diistal secara lantas dari spot pusat, tak bisa diubah dari tiap ruangan. Pengguna ducting AC harus memahami pengendalian pipa penyalur sehingga bisa mengatur kebutuhan tiap ruangan dengan baik dan benar.

Sesudah menyimak dua penjelasan di atas, apakah Anda masih bingung dengan ducting HVAC? AC jenis ini mungkin tak biasa untuk masyarakat biasa sebab tak diinstalasi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Jangkauan terlalu luas terpenting apabila rumah Anda ukurannya benar-benar minimalis, sudah cukup dengan AC biasa.

Tetapi apabila Anda berencana untuk membangun gedung perkantoran, gedung bertingkat atau industri. Memahami sistem kerja AC ducting HVAC berikut fungsinya yakni hal totaliter.

Sumber: acwahana.com