Cara Kerja Solar Water Heater dan Perawatannya

0
12
views
sumber: google.co.id

Salah satu cara pemanas air populer yang paling banyak diterapkan dalam rumah tangga ataupun gedung perkantoran ialah solar water heater. Berbeda dengan pemanas air dari listrik ataupun gas, cara ini mengaplikasikan panel kekuatan surya atau yang sering diketahui sebagai kolektor.
Bagian kolektor ini nantinya akan dipasang di atap gedung atau rumah yang cakap terkena sinar matahari secara segera. Daya matahari yang telah terkumpul nantinya bisa diterapkan untuk memanaskan air. Proses pemanasan air tersebut juga memanfaatkan sebuah bagian yang disebut dengan silinder atau tabung. Tabung ini diterapkan untuk daerah menyimpan air panas yang nantinya akan dialirkan mengaplikasikan pipa air.
Kelebihan dalam mengaplikasikan cara solar water heater ini ialah sebab sinar matahari bisa menjadi sumber kekuatan yang free, relatif aman, serta tak terbatas. Padahal musim di Indonesia sendiri ada musim penghujan, namun kebutuhan air panas bisa dibantu dengan pemanas cadangan dengan kekuatan listrik.
Demikian cara kerja solar water heater
Sistem kerja solar water heater dibantu oleh yang namanya tabung air panas atau storage tank yang fungsinya hampir sama seperti sebuah termos. Kemudian tabung tersebut akan disambungkan dengan sebuah panel konektor yang fungsinya sebagai daerah untuk memanaskan air. Panel ini terdiri dari plate absorber yang bertingkah seakan sebagai kompor serta pipa-pipa penghubung yang mengalirkan air panas dari panel konektor ke tabung air.
Pipa air dingin yang menuju ke tabung air mengalir ke panel konektor ini dan terjadilah cara kerja pemanasan air. Panas air yang ada di dalam tabung bersuhu sekitar 60 derajat Celsius dan sebab adanya dorongan air dingin, karenanya air panas itu akan mengalir menuju ke kran. Proses ini juga ada percampuran antara air panas dengan air dingin supaya didapat temperatur air panas yang aman dan tak berlebihan.
Perawatan solar water heater
Sistem merawat solar water heater supaya konsisten awet bisa dilaksanakan dengan kiat berikut ini:
1. Cek terprogram tiap-tiap 1 sampai 2 bulan dengan cara:
• Periksa apakah ada kerusakan secara fisik di rangkaian mesin pemanas airnya.
• Bersihkan semua debu yang menumpuk pada unit mesin termasuk di bagian aliran pipa.
• Cek apakah apakah tak ada kebocoran dalam semua bagian dan apakah bagian masih bisa berprofesi dengan benar.
• Cek apakah air vent masih berfungsi dengan bagus sebab bagian ini penting sebagai pendingin uap panas jika terjadi temperatur panas berlebihan.
2. Cek tiap-tiap 6 sampai 2 bulan
• Memeriksa pompa kontrol untuk menetapkan suplai air lancar. Pipa air juga perlu diperiksa untuk menghindari kebocoran dampak korosi.
• Unit solar water heater perlu dikuras dengan mengganti airnya.
• Cek bagian-bagian ini: pressure valve, one way valve, dan check valve.
Sistem kerja solar water heater dan perawatannya tersebut penting untuk diketahui supaya unit mesin bisa berprofesi dengan bagus.

 

Sumber: intisolar.com